oleh

Masyarakat Desa Jumbleng – Puntang Terserang Penyakit Paska Banjir

INDRAMAYU. AsiaTimesNews.com – Paska Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Losarang selama sepekan berdampak timbulnya penyakit yang menyerang warga. Penyakit yang diderita warga selain sesak nafas, panas dingin sebagian besar dilanda penyakit gatal – gatal, kutu air, rangen, diare, cacar air serta demam.

Salah satu Desa yakni Desa Jumbleng dan Puntang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Jawa Barat, puluhan warga terserang penyakit gatal – gatal. Hal itu sangat membutuhkan pertolongan dari pemerintah dalam upaya penanganan kesehatan.

Salah seorang warga dusun Karang Bong Desa Jumbleng Rt. 04 Rw. 05 Kecamatan Losarang Wandi (38) mengaku anak nya mengalami penyakit gatal-gatal, diare dan batuk. Sementara belum ada pertolongan dari pihak tim medis, “kami sangat membutuhkan pertolongan kesehatan dari pihak pemerintah baik Kecamatan maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu” ungkapnya.

Masih menurut pengakuan Wandi (38) selama banjir melanda juga belum ada posko kesehatan yang didirikan dinas kesehatan maupun dinas terkait. “Posko kesehatan cuma ada di kantor desa. Tapi mau ke sana susah karena jauh” akunya.

Senada dengan pengakuan Wasni (40), selama sepekan dilanda terserang penyakit kutu air dan timbul bintik bintik merah pada tubuh. “Penyakit yang saya alami kutu air dan gatal-gatal. Karena saya hampir setiap hari berjalan dalam air di rumah dan di luar rumah,” kata Wasni kepada wartawan.

“Saya butuh obat gatal-gatal dan kutu air. Sementara posko kesehatan gak ada di sini. Kalau pergi ke posko kesehatan di jauh. Tapi kalau ada posko kesehatan di sini kami kan lebih mudah,” imbuh Wasni.

Sementara itu menurut Camat Losarang  H.Suratno Sukarja M.Si, dihubungi via ponsel Minggu (14/2/2021) mengatakan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Cemara terkait kondisi dan laporan masyarakat bagi warga terdampak banjir.

Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Camara, Insya Allah besok Senin (15/2/2021) turun langsung ke lokasi paska banjir dan menyiapkan obat – obatan yang dibutuhkan masyarakat” kata Ratno.

Sedangkan menurut Dr. Andri Kepala Puskesmas Losarang kepada AsiaTimesNews.com mengatakan. Meskipun bukan wilayah kerja pihaknya melayani kebutuhan masyarakat terdampak banjir.

“Meskipun bukan wilayah kerja akan tetapi tetap pihak Puskesmas Losarang membatu pertolongan jika warga datang ke Puskesmas. Dan untuk wilayah Jumbleng – Pangkalan itu masuk wilayah Cemara” terang Andi mengakhiri via WhatsApp Minggu (14/2/2021).

Laporan: Nn

Editor. : M. Yadi.

Komentar

News Feed