oleh

Jelang Verifikasi ODF, Desa Pengadegan Adakan Pembenahan

Asiatimesnews.com Cilacap – Serda Baharudin mewakili Danramil 13/Majenang, hadiri sosialisasi Verifikasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan bertempat di Balai Desa Pengadegan Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Selasa (14/9/21).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari UPTD Puskesmas Majenang 1 Rusyati, Amd. Keb., Camat Majenang yang di wakili Doyo Bagus, Danramil 13/Majenang diwakili Serda Baharuddin, Aiptu Suyono dari Polsek Majenang, Kepala Desa Pengadegan Toto Sugiyanto beserta perangkatnya serta warga Desa Pengadegan. 

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Tim dari UPTD Majenang 1 mengharapkan agar Desa Pengadegan tidak ada warga yang buang air besar di kolam/balong. Selain itu warga juga diwajibkan memiliki jamban/ WC sendiri. Dalam mendukung hal tersebut, direncanakan pada hari Rabu tanggal 15 September 2021 ini akan dilaksanakan pembongkaran tempat pembuangan air besar di atas kolam/balong (helikopter).

“Saya harapkan desa ini tidak ada warga yang buang air besar di kolam atau balong. Warga juga diwajibkan memiliki jamban/WC sendiri. Dalam rangka verifikasi ODF, direncanakan pada esok hari akan dilaksanakan pembongkaran tempat pembuangan air besar di atas kolam/balong karena pada hari berikutnya akan dilaksanakan verifikasi/penilaian dari tim Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap,” kata Rusyati, perwakilan dari UPTD Puskesmas Majenang 1.

Sementara itu, guna mendukung desanya dalam verifikasi ODF, Kepala Desa Pengadegan Toto Sugiyanto akan sepenuhnya mengikuti anjuran dari Tim Kesehatan dari UPTD Majenang 1 dan akan memastikan warganya tidak lagi ada yang buang air besar sembarangan atau masih adanya tempat pembuangan air besar di atas kolam atau balong.

“Esok hari kita akan mengadakan pembenahan, kita kerahkan warga untuk melaksanakan pembongkaran tempat pembuangan air besar di atas kolam atau balong yang masih ada. Kita pastikan warga tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan atau di atas kolam,” kata Toto Sugiyanto.

Melalui verifikasi ODF nantinya, saya berharap desa ini mencapai kondisi sebagai desa ODF, sehingga dengan status ini mudah-mudahan tingkat kesehatan masyarakat di desa pengadegan ini menjadi lebih baik, angka kejadian kasus penyakit berbasis lingkungan juga bisa menurun,” harapnya.

(Urip/13)

Komentar

News Feed