Jelang NATARU, TNI-Polri Dan Pemerintahan Kabupaten Banyumas Gelar Pasukan

asiatimesnews Banyumas – Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. M. Firman L. Hakim, S.H., S.I.K., M,Si dan Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra SE.,M.I.Pol, pimpin apel gelar pasukan dalam rangka operasi Operasi Lilin Candi Tahun 2021 yang mengambil tema ”Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman Dan Nyaman Pada Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022” yang diselenggarakan di halaman Mapolresta Banyumas kelurahan Purwanegara kecamatan Purwokerto Utara kabupaten Banyumas. Kamis 23/12/2021.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut AKBP Kristianto yoga Darmawan S.I.K M.Si (Wakapolresta Banyumas), Letkol CPM (K) Asmin Tapahing (Dandenpom IV/1 Purwokerto), dr. Budi Setiawan (Ketua DPRD Kab. Banyumas), Kompol Agus (Kabag Ops Polresta Banyumas), Kompol Aldino (Kasat Sabhara Polresta Banyumas), Kompol Sulistyo Dwi Cahyono (Kasat Intelkam Polresta Banyumas), Kompol Mugiman (Kabagsumda Polresta Banyumas), Kompol Bery (Kasatreskrim Polresta Banyumas), Kapten Inf Nurkholis (Pasi Ops Kodim 0701/Banyumas), Iwan Yuliyanto (Kasi Dal Ops Dishub Kab. Banyumas).

Dalam sambutannya Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein, membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang isinya  bahwa, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 25 Desember  2021 dan Tahun Baru 2022, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana. Serta,  keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra Kamtibmas lainnya.

Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah. dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian. Peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcar Lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Oleh karena itu, Polri menyelenggarakan Operasi Lilin 2021, yang akan dilaksanakan selama 10 hari. Mulai  24 Desember 2021 sampai dengan  2 Januari 2022. Dengan  mengedepankan kegiatan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya  dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,  guna mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga  masyarakat dapat merayakan Natal dan tahun baru dengan rasa aman dan nyaman, harapnya.

Di akhir amanatnya, Kapolri meminta seluruh jajarannya menjalankan tugas dengan humanis. meminta sinergisitas dengan instansi lain juga terus dijaga dalam Operasi Lilin 2021. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan solidaritas para pihak yang terlibat. Satukan visi dan tujuan demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum NATARU. pungkasnya. (AuL).

Related Posts

Comment