Ketua Persit KCK Cabang XVIII Tatap Muka Dengan Persit Ranting 03 Koramil 02/Jeruklegi

Asiatimesnews.com Cilacap – Jalin silaturahmi dengan seluruh anggota Persitnya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVIII Dim 0703 Cilacap Ny. Ninda Andi Afandi melaksanakan kegiatan tatap muka dengan seluruh anggota Persit Ranting 03 Koramil 02/Jeruklegi. Kegiatan tersebut dilakukan saat melaksanakan kunjungan kerja ke Koramil 02/Jeruklegi, Kamis (6/1/22).

Kegiatan tatap muka ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII selama menjabat di wilayah Kabupaten Cilacap. Sebelum ini juga telah dilakukan kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Jajarannya. 

Selain memperkenalkan semua pengurusnya, Ketua Persit Ny. Ninda Andi Afandi juga memperkenalkan diri dan keluarganya di hadapan seluruh anggota Persitnya. Hal tersebut dikarenakan selama menjabat sebagai Ketua Persit KCK Cabang XVIII, belum semua anggota Persitnya yang dapat dijumpainya terlebih dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19. 

“Saya merasa bangga bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan ibu-ibu sekalian dengan harapan acara ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan jalinan kekeluargaan diantara kita seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana, sehingga apapun kebijakan pimpinan bisa langsung tersampaikan ke seluruh anggota Persitnya,” Ucap Ny. Ninda.

Dalam kesempatan itu, Ketua Persit juga menjelaskan beberapa kebijakan Ketua Persit Pusat diantaranya mengenai ketentuan atribut pakaian seragam Persit, ketentuan pemakaian dan hal-hal yang diperkenankan selama memakai seragam organisasi. 

Ketua Persit KCK Cabang XVIII juga mengingatkan akan pentingnya peran Persit Kartika Chandra Kirana didalam membantu mensukseskan pelaksanaan tugas pokok TNI AD. Selain pendamping suami, Persit juga memiliki peran ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai anggota organisasi. 

Selain itu, setiap anggota Persit harus bertanggung jawab terhadap terhadap apa yang dipakainya, artinya bisa membagi waktu, sopan santun, positif tingking, sederhana, utamakan keluarga dan selalu berdoa. Selain itu tidak apatis artinya mau belajar, mengikuti aturan dan pandai menempatkan diri.

“Bagaimana sebaiknya menjadi istri prajurit, pendamping hidup, mensupport suami, setia dan menjaga harkat dan martabat serta selalu menjaga nama baik suami, menjadi ibu yang baik bagi anak anaknya dan mengutamakan keluarga. ,” Jelasnya.  

Dalam berorganisasi, Ketua Persit KCK Cabang XVIII juga menjelaskan bahwa setiap anggota Persit dituntut untuk saling menghargai dan menghormati antara sesama anggota Persit. Karena menurutnya, budaya organisasi yang terpelihara dengan baik akan nyata terpancar dari sikap dan etika para anggota Persitnya. Serta harus dapat menjadi tauladan yang baik, baik bagi keluarga, organisasi dan juga lingkungannya,” Pungkasnya.

(Urip)

Related Posts

Comment